Berita

TANGGAPAN PT RS PELABUHAN ATAS DUGAAN TINDAKAN ASUSILA

YANG TERJADI DI RS PELABUHAN JAKARTA

Jakarta, 25 Oktober 2021 – PT Rumah Sakit Pelabuhan menyesalkan apabila terjadi tindakan asusila yang dilakukan oleh tenaga perawat kepada seorang pasien RS Pelabuhan Jakarta. PT Rumah Sakit Pelabuhan tidak dapat mentolerir segala bentuk tindakan yang merugikan pasien dan siapapun di kawasan rumah sakit karena bertentangan dengan nilai utama perusahaan yang berlandaskan pada Akhlak (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).

Sampai release ini diturunkan perawat berstatus kontrak tersebut sudah diberhentikan sebagai tenaga Kesehatan di RS Pelabuhan Jakarta dan yang bersangkutan sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.

-- selesai –

Tentang PT Rumah Sakit Pelabuhan:

PT Rumah Sakit Pelabuhan merupakan anak perusahaan PT Pertamina Bina Medika IHC dan            PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang didirikan pada tahun 1999 dan mengelola 4 (empat) rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon (berdiri tahun 1977), Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta (berdiri tahun 1978), Rumah Sakit Pelabuhan Palembang (berdiri tahun 1981) dan Rumah Sakit Port Medical Center (berdiri tahun 2003). Saat ini, perusahaan mengelola 12 klinik pratama di Jakarta, Banten, Cirebon, Bandar Lampung, Palembang, Jambi, Bengkulu, Teluk Bayur dan Pontianak. Selain itu, perusahaan juga mempunyai unit JPKM, yaitu Bapel JPKM RSP, dan satu unit jasa boga, yaitu Orchid Griya Nutrisi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Dr Efrila

Sekretaris Perusahaan

PT Rumah Sakit Pelabuhan

Tel: +6221 44837581, 4403026

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

www.rspelabuhan.com

Baca Juga